Maharaja Bumi Nestapa
lamunanku membasahi ingatan masa lalu
jika boleh aku berkata,
jika bisa aku bertanya,
simbol angin berbaur membentuk luapan kasih
bermain di deru langit tiang sang nada
kuteguk dengan nafas pikirku yang panjang
dengan sinar kemerahan kau pergi
hingga ku tak mampu artikan nyanyian peri
senyummu mengaduk danauku
memutar kilauan keajaiban
yang sekalipun tak pernah kupikirkan
penanya mengetuk ujung tebing tempat tinggalku
menapakkan balutan sayap kenanga
melempar sekat yang berkarat
cerita itu milik kita
yang dialamatkan padang tenda
dindingnya kuning,
berbuah taman mengering
jika dunia bisa kugenggam,
aku ingin sekali dekat bersamamu
tak kan kuijinkan matahari melukaimu
atau sang malam yang membuatmu selalu menangis..
ingin sekali aku menjadi pasukan penjaga
walau aku tak punya senjata
walau aku bukan sang raja
namun hingga regukan akhir masa
cinta ini berjanji memelukmu, menenangkanmu
membasahimu dengan alunan surga abadi
dengan nisan yang tak ternoda
pedih hatiku cinta padamu,, tanpa kau tau…
Maharaja Bumi Nestapa
October 27, 2009