buat kamu gar…
di pinggir sebuah malam hari, angin berhembus tanpa beban
bunga berjatuhan tanpa pandang
dingin tak tertahankan tikam badan
entah mengapa, senyummu hiasi sudut pikiranku,
menerjang kilau sambut isinya
ada yang berubah dari suara itu, ada yang tak kukenal dari diam itu.
entah mengapa…
aku tau bidikanku tak lagi ke arah mataharimu
namun aku tetap tunduk pada satu jemari yang menujumu
jalan ini selalu mengikatmu bersamaku,
dalam jaring lepas, kembali, dan apa yang tinggi menjadi tiupan hangat penjaga mimpi
ada yang berbeda dari malamku.
February 19, 2009